TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Tingkatkan Kualitas, Bimas Islam Gelar Workshop Jurnalistik bagi Media Islam
Friday, 06 January 2017 | 13:43
sigit
Berita

Jakarta, bimasislam—Media Islam berbasis online kini menjadi sumber berita alternatif di luar media arus utama (mainstream). Berita yang bersumber dari media-media online tersebut seringkali beredar viral di media sosial. Merespon hal tersebut, Ditjen Bimas Islam menggelar workhop jurnalistik bagi media online di Hotel Lumire, Jakarta Pusat.
 
Kegiatan bertema “Peningkatan Kualitas Penulisan Pemberitaan Website” itu dihelat selama tiga hari dari Kamis hingga Sabtu (13-15/10), dengan menghadirkan mentor dari wartawan senior majalah GATRA, Asrori S.Karni yang didaulat untuk berbagi keahlian dalam teknik penulisan Opini dan Features, serta wartawan senior Republika Nashih Nasrullah yang melatih peserta terkait teknik menulis Hardnews yang baik.  
 
Sementara itu, Sekretaris Ditjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin dalam laporannya mengatakanbahwa workshop tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas penulisan dalam pemberitaan media online, agar dapat menyajikan info-info keagamaan yang akurat dan bertanggung jawab.  
 
Dikatakan Amin, sebagian berita yang dikonsumsi masyarakat dari media Islam online merupakan informasi yang akurat dan bertanggungjawab, namun demikian tak sedikit pula berita yang dikemas seadanya, bernada provokatif, serta jauh dari nilai-nilai jurnalistik yang semestinya menjadi panduan media dalam menyajikan informasi.  
 
Mantan Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo itu juga menambahkan bahwa model pemberitaan di media online memiliki peran strategis dalam  mempengaruhi persepsi dan mindset masyarakat luas. “Oleh karena itu kegiatan ini digelar agar kualitas pemberitaan di media-media Islam dapat ditingkatkan sehingga dapat bersaing dengan media-media konvensional lainnya,” ujar Amin.  
 
Selain diikuti peserta dari internal Bimas Islam, workshop jurnalistik tersebut diikuti oleh 34 utusan dari media Islam berbasis online, di antaranya NU Online, Muhammadiyah, Persatuan Islam (Persis), MUI, BAZNAS, BWI, Hidayatullah, Suara Islam, Panjimas, Dakwatuna, Islampos, Islamedia, Islami.co, Bersamadakwah, Muslimedianews, Mirajnews Agency, Halal Corner, One Day One Juz, dan lain-lain.  
 
(sigit/bimasislam)