TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Santri Pagar Nusa Diharapkan Jadi Duta Anti Narkoba
Monday, 24 September 2018 | 08:37
Noor Hidayat Kurniawan
Berita

Nganjuk, NU Online --- Pimpinan Cabang (PC) Majelis Dzikir Istighosah Nganjuk, Jawa Timur bekerja sama dengan Gerakan Peduli Narkoba Tawuran dan Anarkis (Gepenta) memberikan sosialisasi pemuda anti narkoba. Kegiatan berbarengan dengan rutinitas majelis dzikir istighotsah.
 
Majelis Dzikir Istighosah adalah milik Pagar Nusa (PN) Kabupaten Nganjuk. Ratusan santri dari perkumpulan tersebut antusias datang menghadiri rutinitas acara dzikir yang dikemas dengan seminar pencegahan bahaya narkoba. Hal ini sebagai bentuk perang terhadap narkoba dan obat keras lainnya.
 
“Kegiatan ini bertujuan mencari berkah supaya selamat dan lancar. Selain itu juga bertujuan mengajak para santri Pagar Nusa untuk bersama mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang sudah sangat meresahkan masyarakat,” kata Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kertosono M Syamsuri, Jumat (21/9)
 
Menurut M Syamsuri, kegiatan ini sangat penting dilakukan mengingat pemuda adalah aset penting dan calon pemimpin bangsa. Sehingga pemuda harus senantiasa dijaga dari hal-hal yang dapat merusak masa depannya, terutama dari pengaruh narkoba dan tawuran.
 
“Kemajuan masa depan bangsa sangat bergantung dari pemuda yang ada saat ini. Kalau pemudanya saja sudah terpengaruh hal-hal yang negatif tentunya akan sangat berbahaya bagi masa depan bangsa,” jelasnya.
 
Sementara itu, Sekretaris Jendral Gepenta Kabupaten Nganjuk Kuswanto mengatakan kegiatan tersebut juga menggandeng anggota Polisi Sektor (Sektor) dan Komando Rayon Militer (Koramil) di Wilayah Kertosono.
 
Ia berharap agar santri Pagar Nusa yang ada di Kabupaten Nganjuk bisa menjadi duta pemuda anti narkoba dan tawuran. Selanjutnya para santri ini akan mengajak saudara, teman dan orang terdekatnya menjauhi narkoba.
 
Peredaran narkoba saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, ratusan pemuda Nganjuk terjebak masalah ini. Dan sekarang sasarannya bukan lagi para remaja dan dewasa, tetapi juga sudah mulai menyerang anak-anak yang masih usia belia. "Oleh karena itu, peran pemuda sebagai duta sangat dibutuhkan demi penyelamatan masa depan bangsa,” kata pria yang biasa disapa Kang Kusno ini.
 
Kegiatan diawali dengan salawatan dan doa bersama. Baru setelah itu, perwakilan Gepenta, Polisi, TNI, dan Pagar Nusa berbicara memberikan nasihat serta wawasan. (Syarif Abdurrahman/Ibnu Nawawi)
 
Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/96053/santri-pagar-nusa-diharapkan-jadi-duta-anti-narkoba