TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Peredaran Narkoba Masih Tinggi di Samarinda, BNN Sambut Baik Siaran Radio Anti Narkoba
Friday, 16 November 2018 | 14:40
Noor Hidayat Kurniawan
Berita

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kesadaran masyarakat Kalimantan Timur akan bahaya narkoba semakin meningkat.
 
Berbagai elemen masyarakat ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan. Salah satunya, upaya yang dilakukan oleh Lembaga Penyiaran Publik, RRI Samarinda melaunching Siaran Radio Anti Narkoba (Saran) di Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), Selasa (13/11/2018).
 
Kepala BNNK samarinda, AKBP Zaekhomsyah menyambut baik program siaran tersebut. Menurutnya dengan suport dari media penyiaran, upaya penyebarluasan informasi bahaya narkoba dapat menjangkau masyarakat luas.
 
"Ini efektif untuk upaya pencegahan. Masyarakat diluar sana yang tidak mampu kita jangkau mendapatkan informasi dari siaran ini," ucapnya disela launching Saran, Selasa (13/11/2018).
 
Pihaknya berharap upaya ini dapat menjadi percepatan dalam usaha menurunkan angka penyalahguna narkoba di Kalimantan Timur dan Samarinda.
 
"Segala upaya kita lakukan untuk menekan angka penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, dan tentunya upaya ini tidak dapat dilakukan oleh aparat saja, namun juga dari seluruh komponen masyarakat," terangnya.
 
Sementara itu, Kabid Pemberitaan RRI Samarinda, Atang Basuki menjelaskan, program siaran ini adalah suatu project perubahan yang didasari atas masih tingginya angka penyalahguna narkoba di kalimantan Timur.
 
"Siaran ini berisi tentang konten bahaya narkoba, kegiatan- kegiatan P4GN serta testimoni para mantan pecandu yang berhasil bebas dari jerat narkoba," ucapnya.
 
"Sebagai penyiaran publik kita mempunyai tanggung jawab untuk ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan," tambahnya.
 
Pihaknya berharap dengan adanya radio siaran ini, dapat menjadi media seluruh elemen masyarakat Kalimantan Timur untuk mengkampanyekan bahaya narkoba.
 
Launching yang dihadiri oleh mahasiswa UNU itu juga dirangkai dengan deklarasi mahasiswa menolak narkoba. (*)
 
Sumber: http://kaltim.tribunnews.com/2018/11/13/peredaran-narkoba-masih-tinggi-di-samarinda-bnn-sambut-baik-siaran-radio-anti-narkoba