TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
KPA Sebut Sulsel Darurat Kekerasan Terhadap Anak, Termasuk Maros
Monday, 25 November 2019 | 11:31
Noor Hidayat Kurniawan
Berita

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (KPA), Aris Merdeka Sirait menyebut, Sulawesi Selatan termasuk Kabupaten Maros, darurat kekerasan terhadap anak.
 
Aris berlasan, berdasarkan data yang dimilikinya, Sulsel menduduki posisi ke 13 skala nasional tingkat kejahatan terhadap anak.
 
Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri pelantikan Kelompok kerja (Pokja) KPA Maros, di gedung Baruga kantor Bupati Maros, Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Turikale, Rabu (16/1/2019).
 
Di Sulsel, Maros menjadi kabupaten yang masuk dalam kategori darurat terhadap anak. Bahkan, kekerasan anaknya melampaui daerah lain.
 
"Kekerasan menjadi bias karena anak-anak kita tidak terlindungi dari bahaya narkoba dan pornografi. Itu menjadi faktor utama kejahatan terhadap anak di Maros meningkat," katanya.
 
Hanya saja, kekerasan terhadap anak tersebut belum mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah dan penegak hukum. Seharusnya pemerintah dan penegak hukum berkerjasama melakukan pencegahan.
 
Kekerasan terhadap anak bukan hanya dilakukan oleh individu. Tapi juga bisa dilakukan oleh negara dan pemerintah.
 
"Makanya, kita sangat membutuhkan gerakan terpadu yang berbasis kemasyarakatan. Itu dilakukan untuk memberikan perlindungan kepada anak," katanya.(*)
 
Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
 
Sumber: https://makassar.tribunnews.com/2019/01/16/kpa-sebut-sulsel-darurat-kekerasan-terhadap-anak-termasuk-maros