TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Catat, Ini Bahaya Kecanduan Pornografi
Thursday, 08 September 2016 | 15:15
Berita

Jakarta, bimasislamPornografi saat ini menjadi masalah serius bagi masyarakat. Bukan hanya pada usia remaja dan dewasa, juga sudah menyasar pada anak-anak.Para ahli menhatakan bahwa pornografi dapat merusak psikologi, bahkan syaraf bagi para pecandunya. Beikut ini beberapa efek nyata kecanduan pornografi yang diambilkan dari beberapa sumber.
 
Efek kecanduan pornografi termasuk yang sangat serius. Dalam skala mikro, pecandu pornografi dapat merusak konsentrasi dan ketengangan jiwa. Sementara dalam lingkup makro dapat merusak masa depan generasi karena dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.
 
Beberapa efek samping dari pornografi antara lain:
Pertama, dapat menciptakan ikatan emosional dengan dunia maya. Semua orang memiliki kebutuhan penting terhadap kedekatan manusia dan hubungan emosional dengan orang lain. Ketika seseorang melihat pornografi, mereka akhirnya menciptakan sebuah kecanduan terhadap dunia buatan, dunia yang palsu dan bisa benar-benar kehilangan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang-orang yang nyata.
 
Kedua, seks tanpa kedekatan. Bagi pasangan sah, kevanduan pornografi dapat merusak suasana batin. Dengan ketergantuingan psikologis terhadap gambar dan gerak, hubungan suami istri dilakukan tanpa kedekatan emosional, rasa lapar yang mendasari ketidakpuasan. Si pengguna mulai bertanya-tanya apa yang salah dengan hubungan mereka dan mulai jengkel dan tertekan. Mereka akhirnya merasakan kekosongan emosional dan terputus dari orang-orang di sekitar mereka.
 
Ketiga, memicu siklus kecanduan di dalam otak. Banyak penelitian menunjukkan bahwa terjadi perubahan fungsi otak yang sebenarnya pada seseorang yang memiliki kecanduandan perubahannya adalah sama pada semua kecanduan terhadap alkohol, obat-obatan, atau pornografi. Karena penggunaan pornografi bisa menjadi kecanduan yang sebenarnya, si pengguna tidak mampu untuk menghentikan melalui kekuatan kehendak mereka sendiri. Para pecandu pornografi perlu untuk terlibat dalam proses pemulihan yang sulit sama seperti yang dialami pecandu narkoba.
 
Keempat, tidak terpuaskan. Menggunakan pornografi untuk merasakan kesenangan dan melarikan diri dari perasaan rendah diri, kecemasan, kebosanan dan frustrasi menciptakan gerbang bagi kecanduan. Ketika kesenangan yang terburu-buru itu menghilang, perasaan yang dirasakan oleh pengguna yang sedang mencoba untuk melarikan diri muncul kembali lebih kuat daripada sebelumnya, dan mereka dipaksa untuk mengulangi siklus tersebut. Seiring waktu, kimia otak mereka diubah dan kecanduan yang penuh terjadi.
 
Keempat, munculnya perasaan selalu lapar. Karena ini adalah zat adiktif, ini membuat hawa nafsu bagi dirinya sendiri. Hawa nafsu ini meningkat dari waktu ke waktu sewaktu Anda meluangkan lebih banyak waktu melihat pornografi. Waktu yang dihabiskan untuk melihat pornografi bisa membahayakan pekerjaan, hubungan dan ketertarikan terhadap hiburan yang sehat.
 
Kelima, dalam pandangan agama (Islam), ketengangan jiwa menjadi hal pokok dalam menjaga ketahanan keluarga. Namun dengan pornografi dapat merusak ketenangan jiwa pasangan yang dapat berujung pada masalah keluarga. Dalam jangka panjang, pornografi tidak akan menopang ego yang goyah, tidak akan mengisi kekosongan yang tersisa dari luka masa kanak-kanak atau ditinggalkan, tidak akan menyelamatkan hubungan yang goyah atau pernikahan yang gagal dan yang tidak memuaskan. Pornografi akan memperbesar setiap luka emosional dari masa lalu dan melumpuhkan kemampuan seseorang untuk memenuhi kebutuhan penting emosional, merusak kemampuan untuk memiliki hubungan yang sehat.