TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
500 Siswa di Kota Madiun Ikuti Sosialisasi Bahaya Narkoba yang Digelar PT INKA
Friday, 16 November 2018 | 15:11
Noor Hidayat Kurniawan
Berita

SURYA.co.id | MADIUN - Sekitar 500 siswa perwakilan dari 32 SMK dan SMA di Kota Madiun, mengikuti sosialisasi bahaya narkoba di gedung aula PT INKA Persero, Kamis (15/11/2018) pagi.
 
Dalam kegiatan sosialisasi ini, para siswa diberikan pengetahuan mengenai bahaya penggunaan narkoba.
 
Materi sosialisasi mengenai bahaya narkoba ini disampaikan oleh, Kepala Satuan Narkoba Polres Madiun Kota, AKP Suyono.
 
Ia menyebutkan, ada tiga aspek yang berkaitan ketika berbicara soal narkoba
 
Di antaranya aspek agama, yakni mengenai aturan dalam agama.
 
Kemudian aspek kesehatan, yakni dampak narkoba bagi kesehatan, dan yang terkahir aspek hukum, sanksi bagi pengedar dan pengguna narkoba.
 
"Jadi ketiga aspek tadi itu jadi satu, kalau kita bicara soal narkoba," katanya dihadapan ratusan peserta.
 
Dalam kesempatan itu, dirinya juga menunjukan jenis-jenis narkoba berikut peralatan yang biasa dipakai saat menggunakan narkoba.
 
Suyono juga menyampaikan dampak atau resiko apabila mengonsumsi narkoba, baik dari segi agama, kesehatan, dan hukum.
 
"Jangan sekali-kali mencoba atau menggunakan, karena resikonya sangat berat. Baik dari aspek agama, kesehatan, apalagi aspek hukum," tegasnya.
 
Dia menjelaskan, mulai Januari hingga November, sudah menangkap 54 orang tersangka dari 30 laporan.
 
Suyono mengatakan, untuk menangkap pelaku pengedar atau pengguna narkoba tidaklah mudah, karena polisi harus mendapat barang bukti dari yang bersangkutan.
 
Kepada para pelajar, Suyono memperingatkan agar jangan sekali-kali mencoba memakai narkoba.
 
Sebab, sedikit atau banyak, hukumannya tetap sama.
 
"Satu kilogram sabu-sabu dengan 0,1 gram sabu-sabu ancamannya sama, empat tahun penjara," ujarnya.
 
Selain mengimbau agar jangan pernah mencoba narkoba, Suyono juga bepesan apabila ada yang mengetahui atau melihat pengguna atau penjual narkoba, agar segera melapor ke polisi.
 
"Apabila ada informasi sampaikan ke polres, kami selanjutnya akan melakukan penyelidikan," katanya.
 
Senior Manajer Humas, Sekretariat, dan Protokoler PT INKA, Hartono mengatakan, kegiatab sosialisasi ini merupakan bentuk tanggungjawab sosial perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
 
Tujuannya, kata Hartono, untuk menyiapkan generasi milenial atau sumber daya manusia yang bebas dari narkoba.
 
"Terutama kepada siswa SMK, menyiapakan generasi milenial yang bebas narkoba. Seba, narkoba saat ini tidak mengenal usia. Jadi kami mengganggap ini sangat penting dilakukan," terangnya.
 
Dia berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini, generasi muda khususnya yang tinggal di Kota Madiun mengenal sedini mungkin narkoba dan bahayanya, supaya mereka dapat terhindar dari bahaya narkoba.
 
Pada acara sosialisasi, peserta dapat melihat langsung contoh jenis-jenis narkoba dan peratan yang digunkan, milik Polres Madiun Kota.
 
Selain itu, para peserta juga dapat mengikuti kuis berhadiah mengenai pengetahuan bahaya narkoba.
 
Sumber: http://surabaya.tribunnews.com/2018/11/15/500-siswa-di-kota-madiun-ikuti-sosialisasi-bahaya-narkoba-yang-digelar-pt-inka?page=3