TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
2.000 Akademisi Muslim Dunia Diskusikan Radikalisme di Palu
Wednesday, 19 September 2018 | 15:14
Noor Hidayat Kurniawan
Berita

SYIARNUSANTARA.ID – Ribuan akademisi Muslim dari dalam negeri dan luar negeri akan mengkaji tentang isu radikalisme dan terorisme dalam forum Annual International Conference On Islamic Studies (AICIS) ke-18 yang diselenggarakan Kementerian Agama di IAIN Palu, Sulawesi Tengah pada 17-20 September 2018.
 
Menurut Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Kementerian Agama, Prof Arskal Salim AICIS merupakan forum interaksi akademisi Muslim untuk melihat persoalan yang muncul di era globalisasi.
 
“AICIS merupakan ajang, forum interaksi para akademisi Muslim yang mengkaji Indonesia, mengkaji Asia Tenggara, atau mengkaji studi Islam secara keseluruhan untuk melihat bagaimana persoalan-persoalan yang muncul di zaman globalisasi ini, termasuk masalah radikalisme dan terorisme,” ujar Arskal.
 
Di forum ini, akademisi Muslim mencoba menemukan duduk persoalan tentang radikalisme dan terorisme, sehingga ke depannya bisa dilakukan langkah-langkah tertentu.
 
Hal-hal itulah yang akan digali dalam forum ICIS yang mengambil tema “Islam di Asia Tenggara dan Dunia Global: Teks, Pengetahuan dan Praktik”. Rektor IAIN Palu Saggaf S Pettalongi menjelaskan, setidaknya ada 2.000 akademisi Muslim akan terlibat dalam forum tersebut.
 
“Total peserta dari dalam negeri dan luar negeri ada sekitar 2000-an,” katanya.
 
Sebagai tuan rumah, menurut dia, IAIN Palu sudah siap menfasilitasi. Dia berharap ICIS kali ini bisa berdampak pada kehidupan masyarakat dunia.
 
Sumber: http://syiarnusantara.id/2018/09/17/2-000-akademisi-muslim-dunia-diskusikan-radikalisme-di-palu/