TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Manusia Animha dari Merauke
Monday, 19 February 2018 | 12:32
Artikel

Kabupaten tertimur di Indonesia, Merauke, adalah salah satu potret kehidupan antarumat beragama antaretnis yang paling baik. Perbedaan identitas itu tidak menjadi penghambat bagi tatanan kehidupan sosial, malah sarat dengan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.

Di Merauke hidup bersama antara penganut Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Budha. Identitas mereka juga terdiri dari berbagai etnik mulai suku asli Marind, Asmat, hidup berdampingan dengan pendatang Bugis, Jawa, Sunda, Melayu, Minang, Batak, Timor, Sumba, Kei, dan lain-lain.
 
Mereka tersebar dan berbaur di 20 distrik (kecamatan), 8 kelurahan, dan 160 kampung (desa).Kondisi semacam itu, adalah sunatullah.
 
Membangun tatanan kehidupan yang demikian ini memang bukanlah hal mudah. Ini butuh keseriusan segenap elemen bangsa termasuk di dalalmnya organisasi-organisasi kepemudaan. 

Jika seluruh elemen masyarakat memilki cita-cita bersama hidup berdampingan, maka Merauke adalah tanah animha; tanah manusia sejati.
 
Yang di maksud tanah animha adalah tanah dimana manusia-manusia yang hidup di dalamnya tertanam nilai-nilai kesempurnaan dan sarat dengan semangat izakod bekai izakod kai atau satu hati satu tujuan.
 
*Tim Cyber Ditjen Bimas Islam Kemenag RI