TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Ikut Ulama, Lebih Selamat!
Monday, 19 February 2018 | 14:31
Artikel

Para ulama pengarang kitab-kitab fikih, akidah, dan akhlak itu bukan hanya memiliki hafalan Alquran dan Sunnah, tetapi juga mempunyai ilmu-ilmu keislaman lintas disiplin sehingga mereka mampu membuat karya yang terus dibaca dan dipelajari manusia melampaui usia kehidupan mereka. Selain itu, mereka adalah hamba-hamba Allah yang saleh dan senantiasa mendekat kepada-Nya.
 
Untuk mampu menjadi dokter yang hebat, tentu kamu perlu banyak belajar dan tekun, dimulai dari mempelajari hasil-hasil penelitian para dokter senior. Kamu bisa saja tidak percaya dengan hasil penelitian mereka, lalu kamu meneliti sendiri dari awal, tapi itu butuh waktu puluhan atau bahkan ratusan tahun.
 
Demikian pula dalam beragama. Untuk bisa sampai pada kedudukan ulama yang bisa membedah sendiri ajaran Islam langsung dari Alquran dan Sunnah, kamu perlu banyak belajar, antara lain dengan mempelajari karya para ulama terdahulu. Jika kamu tidak mau memakai karya para ulama terdahulu, kamu tidak akan sampai pada kedudukan mereka, karena karya yang mereka hasilkan adalah akumulasi pengetahuan dari beberapa generasi ulama sebelumnya.
 
Jika kamu ingin mempunyaimobil, kamu pergi ke dealer penjual mobil atau ke toko material lalu merakit sendiri?Aku yakin, kamu adalah generasi milenial yang smart.[]
 
*Tim Cyber Ditjen Bimas Islam Kemenag RI