TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Hari gini masih mabok?
Monday, 19 February 2018 | 14:24
Artikel

Pada awal tahun 2012 di Jakarta, pernah terjadi kecelakaan maut yang menghebohkan. 9 orang meninggal akibat dihantam sebuah mobil berbobot 2 ton. Pengemudi mobil tersebut adalah seorang wanita pemakai narkoba bernama Afriani (29 tahun). Coba bayangkan, gimana rasanya jika orang yang kita sayang mati sia-sia hanya karena satu orang pemabuk? Pasti kita bakalan sakit hati dan marah kan?
 
Guys, manusia memang selalu butuh yang namanya ketenangan dalam hidup. Masalah-masalah dalam hidup seringkali menimpa. Masalah di rumah dengan keluarga, di sekolah, dengan teman-teman serta tugas dari guru yang menurut kita sulit, pekerjaan kita di kantor yang sangat banyak, hingga jiwa kita rindu pada tempat-tempat bebas, keadaan yang damai, serta segala hal yang bisa membuat kita melupakan masalah-masalah yang ada.
 
Pada saat itulah setan mengiming-imingi kesenangan, bahwa ada loh kesenangan yang bikin kita lupa total sama kesibukan kita yang rumit itu, ada kesenangan yang bisa bikin kita terbang dan lupa sama sekali sehingga walaupun kita menghadapinya, kita akan hadapi dengan santai. Godaan setan itu tersimpan dalam satu jerat, itulah jerat narkoba.
 
Maka sebagian anak-anak muda yang stress dengan masalah-masalahnya mulai berteman dengan narkoba. Narkoba bisa membuat mereka melupakan masalah, tetapi mereka rugi.
 
Zat yang ada dalam narkoba bisa merusak tubuh, pikiran merekapun menjadi rusak.
 
Pertanyaannya, sampai kapan mereka terus begitu? Bagaimana dengan masa depan? Bagaimana dengan kinerja otak yang menurun akibat ketergantungan? Bagaimana menjalani kehidupan berkeluarga? Dalam islam, ketenangan itu hadir hanya dengan mengingat Allah. Tidak ada ketenangan sejati jika menyimpang dari aturan-Nya.
 
Lihat apa yang dialami oleh Afriani, narkoba sama sekali tidak membantu kita menyelesaikan masalah, ia justru hanya memperkeruh masalah.
 
*Tim Cyber Anti Narkoba, Pornografi, dan Radikalisme Ditjen Bimas Islam Kemenag RI