TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Ghibah Penyakit Umat dari Dulu
Monday, 19 February 2018 | 14:10
Artikel

Dalam ghibah ini kamu bisa jadi menceritakan fisik, nasab, atau selain keduanya yang tidak ia sukai apapun itu, perilaku, pengamalan agama, aktivitas duniawi, pakaian, rumah, kendaraan, anak, istri, pembantunya, atau cerita lain-lain yang ia tidak sukai bila cerita itu sampai kepadanya. Dalam hadits Rasulullah SAW bersabda, “Ceritamu perihal saudaramu apa pun itu adalah ghibah. Sedangkan ceritamu perihal saudaramu yang tidak ada pada dirinya adalah sebuah dusta besar.”
 
Lalu apa sanksi yang patut diterima oleh pelakunya? Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumiddin mengutip sebuah hadits yang kemudian disyarahkan oleh Sayid Muhammad bin Muhammad Al-Huseini Az-Zabidi dalam Ithafus Sadatil Muttaqin.
 
???????????????????"??????????????????????????" ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????
 
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Surga haram dimasuki oleh mereka yang buruk.” Mereka adalah orang yang berbicara atau berperilaku buruk. Mereka tidak akan masuk surga bersama rombongan pertama. Mereka tidak akan masuk surga sebelum disiksa dan disucikan oleh api neraka kecuali orang-orang yang dimaafkan Allah.
Berdasarkan uraian dari pelbagai keterangan di atas ekspresi kebencian jelas merupakan akhlak tercela yang harus dijauhi oleh seorang beragama yang baik terlepas kebencian ditujukan untuk kepada saudara muslim maupun saudara nonmuslim.
 
Di samping itu ekspresi kebencian dapat mengantarkan pelakunya ke dalam nasib yang sangat malang di akhirat kelak. Apalagi hukum di Indonesia juga sudah mengatur masalah ini melalui dakwaan pencemaran nama baik seperti Undang-Undang ITE. Karenanya kita sedapat mungkin menjaga kesantunan berkomunikasi di ruang publik agar selamat di dunia lebih-lebih di akhirat.
 
*Tim Cyber Ditjen Bimas Islam Kemenag RI