TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Fitrah Kebaikan Melekat Pada Generasi Muda
Monday, 19 February 2018 | 14:13
Artikel

Di dalam Islam, pesan Rahmatan Lil Alamin diartikan sebagai ajaran keterbukaan nilai kebaikan untuk segala ruang lini kehidupan. Salah satu tamsil dari ajaran rahmatan lil alamin yang diterjemahkan dengan kongkrit diantaranya, seperti perhatian yang besar terhadap perkembangan pemahaman keagamaan di lingkungan generasi muda Islam. Keterjagaan muru’ah kaum muda yang hidup saat ini digambarkan layaknya sosok “pemegang estafet” bagi perjalanan agama di masa yang akan datang, sebagaimana terungkap dalam syair klasik, “Syubban al-Yaum Rijal al-Ghad”, yang berarti bahwa pemuda hari ini adalah penentu bagi kepemimpinan di hari esok.
 
Dalam sebuah jalur riwayat Bukhari dan Muslim disebutkan pula bahwa pemuda yang tumbuh dan mengabdikan diri kepada Allah termasuk golongan yang mendapatkan keistimewaan di sisi Allah. Dua keutamaan generasi muda yang mendapatkan naungan istimewa di sisi Allah, dalam penjabaran yang lebih lanjut adalah mereka yang mendermakan hartanya di jalan Allah dan menjadikan ilmu yang dimiliki sebagai ladang amal kebaikan bagi sesama (HR. Tirmidzi).
 
Di tengah fenomena global kemajuan tekmologi informasi dan komunikasi abad 21 ini, warna pemberitaan media yang mewartakan keterlibatan kaum muda dalam ragam tindakan negatif terekam begitu dominan. Kerawanan-kerawanan sosial seperti tawuran, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, radikalisme-terorisme, pornografi, pergaulan dan sex bebas maupun tindakan yang didasarkan pada pemahaman menyimpang lainnya masih merupakan problematika utama yang membutuhkan perhatian yang lebih seksama.
 
Sikap dan potensi positif yang dimiliki sebagian besar generasi muda muslim, terutama dalam keistiqomahan mereka menjalankan ibadah fardhi maupun jam’i, sudah saatnya untuk dibumikan dalam wujud yang kongkrit dan bernilai guna. Survei Paham Keislaman di lingkungan Pelajar SMA dan MA  yang dilaksanakan Tahun 2011 menyebutkan bahwa masih tingginya tingkat keshalehan individu yang dimiliki oleh generasi muda muslim Indonesia. Dari data survei tersebut ditemukan bahwa 78% pelajar rutin melaksanakan Ibadah shalat lima waktu, 76% yang beribadah puasa Ramadhan penuh, dan 82% pelajar yang masih mengaji dan berdoa (Suprapto Litbang;2011). Di tempat-tempat dimana kontrol sosial relatif lebih renggang, masih ditemukan angka yang relatif baik terkait kebiasaan kaum muda muslim yang mau membaca al-Qur’an 61%.
 
*Tim Cyber Anti Narkoba, Pornografi, dan Radikalisme