TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Fitnah Medsosiah
Monday, 19 February 2018 | 12:25
Artikel

Belakangan, di media sosial seperti Facebook dan Twitter kerap muncul tuduhan atau fitnah satu orang atau kalangan kepada orang atau golongan yang lain. Tak jarang tuduhan itu mengandung penyesatan menyangkut keimanan seseorang yang belum terbukti kesesatannya. 
 
Hal itu menunjukkan gejala banyak hal. Misalnya karena betapa trust (sikap saling percaya) dalam masyarakat kita terkikis habis sehingga mudah saling menuduh dan menghasud sesamanya.
 
Kedua, gejala kesombongan yangg merajalela. Kesombongan ini muncul dalam bentuk tak cukup ilmu, merasa berilmu, lalu sembarangan mengeluarkan fatwa agama.
 
Ketiga gejala klaim kebenaran. Kalangan tersebut seakan-akan kebenaran hanya milik mereka, sehingga semua yang berbeda boleh dinistakan.
 
Semua itu jauh sekali dari semangat prinsip-prinsip ajaran Islam yang mengajarkan untuk menghormati pendapat yang berbeda dilandasi prinsip-prinsip tawasuth, tasamuh tawazzun, dan ta’adul.
 
Di tengah gejala semacam itu, muncul  pula gejala watak orang-orang yang tidak terbiasa melakukan klirifikiasi
 
*Tim Cyber Ditjen Bimas Islam Kemenag RI