TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
CEGAH ANAK DARI BAHAYA NARKOBA DENGAN AKTIFKAN 8 FUNSI KELUARGA
Monday, 19 February 2018 | 12:34
Artikel

Seperti kita ketahui keberadaan keluarga merupakan dasar utama dalam segala persoalan termasuk pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba.
 
Agar keluarga dapat berperan mencegah dan menanggulangi persoalan tersebut, perlu kembali diaktifkan fungsi keluarga.
 
Fungsi reproduksi, bahwa keluarga merupakan sarana manusia untuk menyalurkan hasrat seksual kepada manusia lain (yang berbeda jenis kelamin) secara legal di mata hukum dan sah secara agama. Dengan demikian manusia dapat melangsungkan hidupnya karena dengan fungsi biologi ia akan mempunyai keturunan berupa anak.
 
Fungsi sosialisasi dan pendidikan, bahwa keberadaan keluarga adalah untuk mendidik anak dari awal sampai pertumbuhan anak menjadi dewasa. Keluarga berperan penting terhadap upaya terbentuk kepribadian yang baik, termasuk dari kepribadian anak yang terkait dengan pemahaman bahwa narkoba adalah berbahaya bagi mereka sehingga harus dihindari.
 
Fungsi ekonomi, disebut juga unit produksi. Artinya bahwa keluarga menjadi sarana yang baik untuk memenuhi kebutuhan hidup anggota keluarga di dalamnya. Dalam prosesnya fungsi ekonomi ini mampu membagikan kerangka keluarga, misalnya ayah sebagai pencari uang untuk kebutuhan dan ibu bertugas mengurus anak.
 
Fungsi lingkungan, bermakna semua bentuk tingkah laku yang dilakukan anggota keluarga awal mulanya dilakukan dalam keluarga. Anak atau anggota keluarga adalah cerminan bagimana ia menerapkan kesesuainnya terhadap lingkungan. Bahwa lingkungan tidak bisa menerima peredaran dan pemakaian narkoba, dapat menjadi pagar bagi keluarga untuk menaatinya.
 
Selain itu, keluarga juga memiliki fungsi agama, fungsi sosial, fungsi cinta kasih dan fungsi perlindungan. (*)
 
*Tim Cyber Ditjen Bimas Islam