TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Cara Umar bin Abdul Aziz Mengislamkan Kaum Barbar
Monday, 19 February 2018 | 13:51
Artikel

Alkisah, Raja Sulaiman bin Abdul Malik mengajak sepupunya, Umar bin Abdul Aziz, melakukan inspeksi pasukan perang yang sedang berbaris rapi. Dengan bangga ia mengatakan kepada sepupunya, “Apakah yang kau lihat wahai Umar bin Abdul Aziz?”. Raja Sulaiman ingin mendapatkan pujian dari Umar atas kesiapan pasukan perangnya yang gagah berani dan terlatih serta dengan persenjataan lengkap. Namun apa komentar Umar bin Abdul Aziz?
 
“Aku sedang melihat dunia ini saling memakan antara satu dengan yang lainnya. Engkau adalah orang yang paling bertanggung jawab dan akan ditanyai oleh Allah SWT,” kata Umar.
 
Raja Sulaiman tertegun mendengar komentar itu. Namun sang raja tidak mungkin ia marah. Umar bin Abdul Aziz adalah sepupu yang paling Akrab dengannya. Sang raja juga mengormati umar karena keilmuannya yang tinggi. Ia berkata lagi, “Apakah engkau tidak kagum dengan kehebatan pemerintahan kita ini wahai Umar?”
 
Umar bin Abdul Aziz menjawab, ”Bahkan yang paling hebat di antara kita adalah yang paling mengenai Allah kemudian mendurhakainya, mengenali setan kemudian mengkutinya, mengenali dunia kemudian condong kepadanya.”
 
Raja Sulaiman wafat pada tahun 716 dan berwasiat agar Umar bin Abdul Aziz menggantikan kepemimpinannya, tidak seperti raja-raja Bani Umayyah sebelumnya yang menyerahkan kepempimpinan kepada anaknya sendiri. Umar dibaiat menjadi raja sehabis Shalat Jum’at, dan selepas Ashar rakyat sudah merasakan kebijakan pemimpin baru ini.
 
*Tim Cyber Ditjen Bimas Islam Kemenag RI