TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Berikut Ini Pandangan MUI Terhadap Masalah Narkoba
Monday, 19 February 2018 | 13:26
Artikel

Dalam pandangan Islam, narkoba adalah barang yang dapat merusak akal pikiran, ingatan, hati, jiwa, mental dan kesehatan fisik seperti halnya khomar. Oleh karena itu narkoba juga termasuk dalam kategori yang diharamkan Allah SWT.
 
Berikut ini dalil-dalil yang mendukung haramnya narkoba:
 
Pertama:
 
Allah Ta’ala berfirman,
????????? ?????? ????????????? ??????????? ?????????? ????????????
 
Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk” (QS. Al A’rof: 157).
 
Setiap yang khobits terlarang dengan ayat ini. Di antara makna khobits adalah yang memberikan efek negatif.
 
Kedua
 Allah Ta’ala berfirman,
????? ???????? ????????????? ????? ?????????????
 
Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan” (QS. Al Baqarah: 195).
????? ?????????? ???????????? ????? ??????? ????? ?????? ????????
 
Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (QS. An Nisa’: 29).
 
Dua ayat di atas menunjukkan akan haramnya merusak diri sendiri atau membinasakan diri sendiri. Narkoba sudah pasti merusak badan dan akal seseorang. Sehingga dari ayat inilah kita dapat menyatakan bahwa narkoba itu haram.
 
Ketiga
Dari Ummu Salamah, ia berkata,
????? ??????? ??????? -??? ???? ???? ????- ???? ????? ???????? ???????????
 
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari segala yang memabukkan dan mufattir (yang membuat lemah)” (HR. Abu Daud no. 3686 dan Ahmad 6: 309.
 
Keempat
Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
???? ???????? ???? ?????? ???????? ???????? ?????? ?? ????? ????????? ?????????? ?????? ???????? ?????????? ????? ???????, ?? ???? ???????? ?????? ???????? ???????? ????????? ?? ?????? ???????????? ?? ????? ????????? ???????? ?????????? ????? ???????, ? ???? ?????? ???????? ???????????? ?????????????? ??? ?????? ??????????? ?? ???????? ???? ????? ????????? ???????? ?????????? ??????? ???????
 
Barangsiapa yang sengaja menjatuhkan dirinya dari gunung hingga mati, maka dia di neraka Jahannam dalam keadaan menjatuhkan diri di (gunung dalam) neraka itu, kekal selama lamanya. Barangsiapa yang sengaja menenggak racun hingga mati maka racun itu tetap ditangannya dan dia menenggaknya di dalam neraka Jahannam dalam keadaan kekal selama lamanya. Dan barangsiapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu akan ada ditangannya dan dia tusukkan ke perutnya di neraka Jahannam dalam keadaan kekal selama lamanya” (HR Bukhari no. 5778 dan Muslim no. 109).
 
Hadits ini menunjukkan akan ancaman yang amat keras bagi orang yang menyebabkan dirinya sendiri binasa. Mengkonsumsi narkoba tentu menjadi sebab yang bisa mengantarkan pada kebinasaan karena narkoba hampir sama halnya dengan racun. Sehingga hadits ini pun bisa menjadi dalil haramnya narkoba.
 
Kelima
Dari Ibnu ‘Abbas, Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
?? ?????? ??? ??????
 
Tidak boleh memberikan dampak bahaya, tidak boleh memberikan dampak bahaya” (HR. Ibnu Majah no. 2340, Ad Daruquthni 3: 77, Al Baihaqi 6: 69, Al Hakim 2: 66.
 
Berdasarkan dari penjelasan al-Quran dan hadist-hadist di atas, Musyawarah Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 10 Pebruari 1978 telah menyampaikan fatwa, sbb:
 
1.    Menyatakan haram hukumnya menyalahgunakan narkotika dan semacamnya, yang menyatakan kemudharatan yang mengakibatkan rusak mental dan fisik seseorang, serta terancamnya keselamatan masyarakat dan ketahanan nasional.
2.    Mendukung sepenuhnya rekomendasi Majelis Ulama DKI Jakarta tentang pemberantasan narkotika dan kenakalan remaja.
3.    Menyambut baik dan menghargai segala usaha pemerintah menanggulangi segala akibat yang timbul dari bahaya penyalahgunaan narkotika dan semacamnya.
4.    Menganjurkan kepada Presiden RI agar berusaha segera mewujudkan undang-undang tentang penggunaan dan penyalahgunaan narkotika, termasuk obat bius semacamnya, serta pemberatan hukuman terhadap pelanggarnya.
5.    Menganjurkan kepada Presiden RI agar membuat instruksi yang lebih keras dan intensif terhadap penanggulangan korban penyalahgunaan narkotika.
6.    Menganjurkan kepada alim ulama, guru-guru, mubaligh, dan pendidik untuk lebih giat memberikan pendidikan/penerangan terhadap masyarakat bahaya penggunaan narkotika.
7.    Menganjurkan kepada organisasi-organisasi keagamaan, organisasi pendidikan dan sosial serta masyarakat pada umumnya terutama para orang tua untuk bersama-sama berusaha menyatakan “perang melawan penyalahgunaan narkotika”.
 
*Tim Cyber Ditjen Bimas Islam