TIM CYBER ANTI NARKOBA, PORNOGRAFI, DAN RADIKALISME

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI
Belajar dari Khalifah Umar bin Abdul Aziz
Monday, 19 February 2018 | 13:07
Artikel

Pada masa pemerintahannya, Amirul Mukminin Umar bin Abdul Aziz juga mempunyai pasukan perang yang kuat. Namun ia lebih suka melakukan pendekatan persuasif dalam menjalankan roda pemerintahannya. Bukan mengirim pasukan, ia mengirim banyak sekali muballigh ke berbagai daerah kekuasaannya untuk memberikan pengajaran mengenai ajaran Islam yang benar. Menurut Umar, banyak sekali umat Islam, baik yang baru atau sudah lama memeluk Islam yang belum memahami ajaran Islam dengan benar. Pemahaman ajaran Islam yang benar adalah prasyarat membentuk negara yang adil dan makmur.
 
Pada masanya, ia juga mengirim sepuluh orang ahli fikih terkemuka untuk berdakwah ke salah satu daerah kekuasaannya di Afrika Utara, termasuk kepada penduduk Barbar. Mereka ini terkenal sebagai kelompok radikal yang sering memberontak kepada pemerintah.
 
Dakwah Umar pun berhasil. Bahkan ada kalimat yang populer masa masa itu, “Tidak ada di kalangan Barbar yang tidak memeluk agama Islam di masa Umar bin Abdul Aziz, kecuali hanya satu orang.” Setelah masuk Islam, kaum Barbar ini malahan menjadi kelompok muslim yang taat, yang mendukung berbagai program pemerintahan Umar bin Abdul Aziz.
 
*Tim Cyber Ditjen Bimas Islam Kemenag RI