Konten opini dan editorial

Oleh: M. Fuad Nasar* Seorang tokoh bangsa Mr. Sjafruddin Prawiranegara dalam buku Aspirasi Islam dan Penyalurannya (1987) menjelaskan, menurut ajaran Islam…

Oleh: Rijal Ahmad Rangkuty* &nb p; Indone ia menjadi tuan rumah Mu abaqah Tilawatil Qur&r quo;an (MTQ) Interna ional ke-4. Ke empatan ini akan menjadi momentum untuk memperkenalkan Indone ia

Oleh: Abu Rokhmad* Setelah mengalami ke edihan mendalam dan beruntun, yakni wafatnya i tri dan pamannya, erta kekejaman kafir Qurai y, Nabi Muhammad Saw dihibur dan diajak ’jalan-jalan’ Ilah

Oleh: Dedi Slamet Riyadi* Belajar Islam harus ditempuh secara sistematis dan terstruktur. Sama halnya, belajar tasawuf juga harus ditempuh secara…

Oleh: Syafaat Mohamad* &nb p; Untuk Sahabatku, A ep Ridwan Murtadoillah, S.HI (Penggerak Diniyah Jawa Barat, wafat di Kuningan, Jumat 3 Januari 2024) &nb p; Tiap kali mema uki akhir De emb

Oleh: M. Fuad Nasar* Keberadaan Kementerian Agama sejak tahun 1946 merupakan jawaban atas persoalan mendasar mengenai kedudukan agama dalam relasi dengan…

Oleh: Insan Khoirul Qolbi* Boleh dikatakan, Kementerian Agama sukses menggelar Kepustakaan Islam Award (KIA) yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Tahapan…

Oleh: Griven H. Putera* &nb p; TIDAK penting apa pun agama dan ukumu. Kalau kamu bi a melakukan e uatu yang baik untuk emua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu. (Gu Du

Oleh:&nb p; Ahmad Zayadi* &nb p; Para ulama meyakini bahwa di balik tek -tek yariat terdapat tujuan-tujuan utama yang ingin dicapai, yang dikenal dengan i tilah maqa hid yariah. Me kipun i

Oleh: Syafaat* Sering kali aya diajak berdi ku i, baik dalam forum re mi maupun ecara antai, tentang pencegahan perkawinan anak. Bia anya, yang menjadi topik utama adalah perkawinan yang di

Oleh: M. Fuad Na ar* &nb p; &nb p; Menteri Agama Prof. Dr. K.H. Na aruddin Umar, MA, yang juga Ketua Umum Badan Pena ihatan, Pembinaan, dan Pele tarian Perkawinan (BP4) Pu at ma a bakti 2019

Oleh: Eddy Mawardi* &nb p; Dalam mitologi Yunani, dikenal eorang tokoh jahat bernama Procru te . Ia eorang raja yang menghabi i korbannya dengan cara paling kejam dan menyimpang dari kebia aa