Ini Dia Kesan Penghulu yang Bertugas saat Pernikahan Raisa!

  • Wednesday, 06 September 2017 | 12:15
  • Administrator
Jakarta, bimasislam— Pernikahan artis ternama Raisa dan Hamish Daud pada Ahad (3/9) lalu menarik perhatian pengguna internet di tanah air. Tak hanya mengucapkan selamat, di sejumlah media sosial, netizen bahkan beramai-ramai membuat tagar #HariPatahHatiNasional yang sempat menjadi trending topik atau topik yang paling banyak diperbincangkan di twitter.
 
Dibalik kemeriahan pernikahan Raisa-Hamish Daud, terdapat peran Dahlan Rahayaan, seorang penghulu KUA Kecamatan Tanah Abang yang bertugas mencatat momen bersejarah artis kelahiran 6 Juni 1990 itu. Rupanya tak hanya pasangan Raisa dan Hamish Daud yang kebanjiran komentar, Dahlan, sebagai penghulu pada pernikahan tersebut juga mendapat komentar riuh rendah dari kerabat dan handai taulannya.
 
Kepada BimasIslam, Penghulu berdarah Maluku Tenggara itu mengaku tugasnya saat melayani pencatatan nikah Raisa berjalan lancar dan tanpa kendala.
 
“Karena sudah merupakan tugas rutin, semua berjalan lancar. Tapi memang setelah akad nikah dan informasi beredar di media, khususnya media sosial, ternyata penghulunya banyak mendapat komentar, khususnya keluarga handai taulan.”ujarnya.
 
Dahlan sendiri merupakan penghulu yang tergolong senior. Ia mulai bertugas sebagai penghulu sejak tahun 1995 di KUA Matraman, sebelum akhirnya sekarang ditugaskan di KUA Tanah Abang, Jakarta Pusat.
 
Baginya, ini bukan kali pertama ia bertugas mencatat pernikahan publik figur. Sebelumnya ia pernah bertugas pula saat mencatat pernikahan artis lain seperti  Tengku Zaki, presenter Tina Talisa, keponakan alm.Abdurrahman Wahid yang saat itu hadir dan tengah menjabat sebagai Presiden, kemenakan Wakil Presiden Jusuf Kala yang saat itu juga bertindak sebagai saksi nikah, keponakan Ketua MPR alm. Taufik Kemas, dan lain-lain. Dahlan sendiri tidak pernah membedakan pelayanan pencatatan nikah, baik bagi publik figur maupun masyarakat biasa.              
   
Akad nikah pasangan Raisa-Hamish Daud pada Ahad lalu berlangsung tertutup dan hanya disaksikan oleh keluarga inti. Prosesi sakral tersebut dilaksanakan sedikit berbeda karena dilaksanakan tidak di dalam ruangan, melainkan dikonsep secaraout door di ruang terbuka taman belakang Mid Plaza, tanpa tenda.         
            
Secara adminsitratif, dikatakan Dahlan, sejak pendaftaran sampai pelaksanaan akad nikah semua berjalan dengan lancar sesuai dengan prosedur.
 
(sigit/bimasislam)