Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Selasa , 23 Mei 2017 - 26 Syaaban 1438 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Upacara Pemakaman Kyai Hasyim Dipimpin Langsung oleh Wapres Jusuf Kalla

  • Thursday, 16 March 2017 | 23:02
  • sigit
  • berita
Depok, bimasislam—Dikawal iring-iringan mobil polisi dan tentara, jenazah almarhum Kyai Haji Hasyim Muzadi tiba di rumah duka di Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam Depok, Jawa Barat, pada Kamis Sore (16/3), sekitar pukul 16.00 WIB. Jenazah mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) itu dibawa menggunakan mobil berwarna putih. Tampak di belakang mobil jenazah iring-iringan mobil keluarga dan kerabat.
 
Sesampainya di rumah duka, peti jenazah langsung diangkat oleh anggota TNI. Peti jenazah terlihat ditutup dengan bendera merah putih.
 
Proses pemakaman anggota Dewan Pertimbangan Presiden itu berlangsung pada pukul 17.00 WIB, setelah sebelumnya jenazah dishalatkan di Mesjid Al Hikam. Upacara pemakaman KH Hasyim Muzadi dilakukan secara militer, dan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
 
Prosesi pemakaman diawali dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum, dilanjutkan dengan penaburan bunga oleh keluarga dengan iringan lagu Gugur Bunga yang dinyanyikan Korps TNI.
 
Secara simbolis, Wapres Jusuf Kalla juga melakukan penimbunan liang lahat sebelum dilanjutkan oleh pihak keluarga.
 
Dalam sambutannya, Wakil Presiden menyampaikan bahwa upacara pemakaman tersebut merupakan penghormatan kepada KH Hasyim Muzadi yang telah berjasa bagi bangsa dan negara. "Kepergian almarhum tentu meninggalkan kesedihan bagi kita, namun demikian sebagai umat beragama kita harus melepaskannya dengan keikhlasan," ujarnya.
 
Sementara itu mewakili pihak keluarga, KH Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah menyampaikan ucapan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam seluruh perawatan jenazah hingga ke pemakaman.
 
Seperti diketahui, KH Ahmad Hasyim Muzadi wafat di kediamannya, Malang, Jawa Timur, Kamis, 16 Maret 2017, pukul 06.00 WIB setelah sempat dirawat secara intensif di RS Lavalette, Malang. Kyai Hasyim dikenal sebagai tokoh Nahdhatul Ulama yang meniti karir dari tangga paling bawah di tingkat ranting hingga menjadi pimpinan di organisasi terbesar di Indonesia itu dengan menggantikan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Karir terakhir almarhum adalah sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
 
(sigit-afief)

Berita Lainnya

Global Halal Center, Ikon Halal Kota Bogor
Aspek Agama Jadi Bagian Penting Jambore Nasional Pramuka
MTQN Mataram Resmi Ditutup, Provinsi Banten Juara Umum
Muhammad Tambrin: Ini Pandangan Islam Seputar Otopsi Jenazah!