Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin!
BERITA
Sinergi Tanggulangi Terorisme, BNPT Teken MoU dengan Kemenag
  • Monday, 28 March 2016 | 13:19
  • berita
Jakarta, bimasislamDalam upaya penanggulangan terorisme di tanah air, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah menandatangani Memorandum of Understanding/MoU (Nota Kesepahaman)  dengan Kementerian Agama pada tanggal 28 Oktober 2015 lalu di Yogyakarta. Salinan MoU itu kemudian disosialisasikan kepada seluruh pejabat eselon II dan III di lingkungan Ditjen Bimas Islam, pada 22 Maret 2016.
 
MoU bernomor B.577/K.BNPT/10/2015 itu bertujuan untuk meningkatkan sinergi dan koordinasi dalam mencegah dan menanggulangi terorisme di tanah air melalui pendekatan keagamaan.
 
Nota kesepahaman yang berlaku selama empat tahun dan dapat diubah sesuai kesepakatan kedua belah pihak itu meliputi berbagai aspek pendekatan keagamaan yang dipandang dapat mencegah dan menanggulangi terorisme. Aspek-aspek tersebut sebagaimana dicantumkan dalam Pasal 2 meliputi: (1) penyelenggaraan komunikasi, informasi, dan edukasi keagamaan: (2) penyelenggaraan kegiatan penyuluhan keagamaan, pembinaan rumah ibadah, dan pemberdayaan organisasi kemasyarakatan keagamaan; serta (3) penyusunan modul pencegahan dan penanggulangan terorisme.
 
Selain itu, MoU yang ditandatangani oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Kepala BNPT Saud Usman Nasution itu juga meliputi: (4) penyelenggaraan pengembangan wawasan penyuluh agama, pengurus masjid, dan pengurus organisasi kemasyarakatan keagamaan mengenai  bahaya dan strategi pencegahan dan penanggulangan terorisme;  dan (5) kegiatan lainnya yang disepakati oleh kedua belah pihak.
 
Nota kesepahaman ini akan menjadi landasan kerjasama bagi Kementerian Agama dan BNPT dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan terorisme di seluruh wilayah Indonesia. (sigit/foto: ilustrasi)