Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin!
BERITA
Pertegas Peran di Dunia Islam, Indonesia Kirim Imam ke UEA
  • Friday, 18 August 2017 | 14:34
  • Syam
  • berita
Jakarta, bimasislam--Peran Indonesia dalam percaturan internasional semakin menunjukan makna yang membanggakan. Kehadiran Indonesia semakin dibutuhkan khususnya bagi negara-negara muslim. Salah satunya adalah permintaan imam masjid, seperti yang dilakukan Uni Emirat Arab (UEA). Sebanyak 14 orang imam asal Indonesia akan dikirimke UEA untuk bertugas selama duatahun.Sebagai bentuk apresiasi atas pengiriman keempat belas imam ini, Menteri Agama secara langsung memimpin pelepasan para duta bangsa ini.
 
Dalam pelepasan yang dihadiri Menteri Agama, Jumat (18/8) bertempat di Operating Room Gd. Kementerian Agama Jl MH Thamrin No 6 Jakarta, Dirjen Bimas Islam, Muhammadiyah Amin,menyampaikan bahwa terpilihnya 14 imam telah melalui seleksi yang cukup ketat yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar UEA bekerja sama dengan Ditjen Bimas Islam.Pelaksanaan seleksi sendiri berdasarkan Berita KBRI Abu Dhabi tanggal 12 April 2017 Nomor : B-00109/ABUDHABI/170412 tentang Kunjungan Delegasi Lembaga Urusan Agama Islam dan Waqaf Persatuan Emirat Arab ke Jakarta. Seleksi sendiri telah dilaksanakan pada tanggal 15 – 17 April 2017.
 
"Permintaan imam dari luar negeri cukup tinggi. Ini bukti bahwa Indonesia memiliki peran yang penting bagi negara-negara muslim. Insya allah kami siap memfasilitasiseleksi untuk negara-negara lainnya." ungkapnya.
 
Muhammadiyah Amin memaparkan lebih jauh, seleksi ini adalah awal kerjasama Indonesia dengan UEA. Menurutnya, di tahun mendatang UEA akan meminta lebih dari 100 imam yang akan ditempatkan di masjid-masjid. Pihak Lembaga Urusan Agama Islam dan Wakaq UEA telah melayangkan permintaan kepada Kementerian Agama untuk membicarakan upaya perluasan kerjasama di bidang Islamic Affairs, termasuk penambahan jumlah Imam dari Indonesia tahap berikutnya dalam waktu dekat.
 
Di tempat yang sama, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyambut baik kerjasama pengiriman imam ke negara sahabat. Menurutnya, hal ini merupakan kebanggan sekaligus amanat yang dipercayakan kepada bangsa Indonesia.
 
“Kami menyambut baik program Pengiriman Imam Masjid ke Luar Negeri yang digagas oleh Dit. Penerangan Agama Islam Ditjen Bimas Islam. Program ini harus menjadi program unggulan Ditjen Bimas Islam sebagai Unit yang bertanggungjawab terhadap pemberdayaan para da’i dan imam masjid. Kami berharap program ini meluas ke negara-negara lain di Timur Tengah, Asia, Eropa maupun Amerika sehingga Indonesia dikenal harum di mata dunia,” tuturnya.
 
Menag mengingatkan tugas besar tidak hanya tentangtugas menjadiimam, akan tetapi juga membawa misi diplomasi. Lukman mengajak pada duta bangsa ini untuk menyebarkan spirit Islam yang moderat, menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat moderat hingga mampu diterima oleh semua bangsa.Menag juga mengingatkan, sebagai duta bangsa, untuk senantiasa menjaga amanah di negeri orang, karena itu akan berdampak terhadap kepercayaan dunia Islam terhadap Indonesia.
 
"Terus merawat amanah dengan cara senantiasa disadarkan untuk memiliki pemahaman yang mendalam bahwa kita dipercaya orang. Tidak ada sesuatu di dunia ini yang lebih mahal dari kepercayaan" ungkapnya,’pungkasnya.
 
Di akhir sambutannya, Lukman mengajak para duta bangsa ini untuk menjaga perilaku dan motivasi karena itu adalah bagian dari dakwah. Memperluas wawasan adalah salah satu cara untuk memantapkan motivasi tersebut. Karena itulah, ia mengajak para imam ini untuk tetap membaca dan belajar di sela-sela tanggung jawabnya sebagai imam.
 
Rencananya, keempat belas imam tersebut akan diterbangkan menuju UEA esok, Sabtu (19/8) dari Bandara Internasional Sukarno-Hatta.

(Jaja Zarkasyi/foto:bimasislam)