Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Selasa , 22 Agustus 2017 - 30 Zulkaedah 1438 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Pecalang dan Banser Ikut Sukseskan STQ Tabanan

  • Tuesday, 21 March 2017 | 07:22
  • sigit
  • berita
Bali, Bimasislam—Provinsi Bali sudah mulai bergeliat menyiapkan Kafilahnya untuk Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Tingkat Nasional Tahun 2017 ini. Beberapa minggu terakhir para pejabat Kemenag dari tingkat Kabupaten/Kota sibuk menyiapkan penyelenggaraan STQ. Pelaksanaan STQ Tingkat Provinsi Bali sendiri rencana diselenggarakan di Kabupaten Jembrana akhir Maret nanti.
 
Saat bimasislam melakukan kunjungan dinas ke Bali, di Kabupaten Buleleng sedang diadakan STQ Tingkat Kabupaten yang berbarengan dengan Lomba Bintang Vokalis pada hari Sabtu-Minggu (18-19/3) kemarin. Pada tahun ini tuan rumah dipercayakan kepada KUA Kecamatan Banjar, yang langsung dikomandoi oleh kepalanya, Zulhikam.
 
Secara teknis pelaksanaan lomba dibagi menjadi dua momen. Hari pertama untuk Pembukaan dan Lomba Bintang Vokalis. Adapun beberapa kategori cabang yang dilombakan antara lain: (1) Bintang Vokalis Putra dan Putri; (2) Cabang Qiraatil Quran tingkat Anak-anak dan Dewasa Putra dan Putri; (3) Hifzhil Quran 1 Juz dan 5 Juz.
 
Yang menarik, dalam menyuksesan kegiatan rutin dua tahunan di Pulau Dewata ini, tidak hanya Panitia yang sibuk, melainkan juga Aparat Kepolisian, Banser NU Kabupaten Buleleng, bahkan para Pecalang di Desa Kaliasem, Kecamatan Banjar ikut terlibat. Dalam pantauan bimasislam, Pecalang dan Banser sibuk mengatur lalu lintas serta membantu para tamu dan kafilah STQ yang menyeberang jalan. "Fenomena ini sudah menjadi tradisi dan kami rawat terus untuk membangun keharmonisan umat beragama di sini", tegas Sutisna Abdullah, Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Buleleng.
 
Acara ini dibuka oleh Asisten II Pemerintah Kabupaten Buleleng, mewakili Bupati Buleleng. Turut hadir dalam acara ini Perwakilan Pimpinan DPRD Buleleng, Pimpina MUI Kab. Buleleng, Pimpinan LPTQ Buleleng, dan Pimpinan Koramil setempat.
 
Dalam laporannya mewakili Panita, Kepala Kemenag Kabupaten Buleleng I Made Jendra menyatakan, momen ini bisa dijadikan sebagai upaya membangun keharmonisan, baik pada tingkat internal maupun antar umat beragama. Pada saat yang sama, Kabid Bimas Islam Nurkhamied berharap, dengan seni Islam melahirkan manusia yang lembut, santun dan berbudi pekerti yang baik, sedangkan STQ melahirkan insan muslim yang bertakwa yang dekat dengan Alquran dan mampu mengamalkan isinya.
 
(Edijun/bimasislam)

Berita Lainnya

Marak Tren Baru, Membaca al-Quran di Tempat Publik
Muhammadiyah Amin: Program Pemberdayaan Wakaf Harus Lebih Inovatif
Belajar Harmoni Internal Umat Beragama dari Tandes, Surabaya
Bimas Islam Gelar Sosialisasi Layanan KUA Berintegritas