Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Jum'at , 20 Oktober 2017 - 30 Muharram 1439 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Menag: Rasulullah Diutus untuk Menebarkan Rahmat

  • Wednesday, 14 June 2017 | 09:48
  • sigit
  • berita
Jakarta, bimasislam—"Sesungguhnya aku diutus bukan sebagai penghujat atau pelaknat, tapi aku diutus untuk menebar rahmat bagi sesama," demikian Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengutip sebuah hadits Nabi Muhammad pada peringatan malam Nuzulul Qur’an di Istana Kepesidenan, Senin (12/06).
 
Berdasarkan hadits tersebut, Menag berharap pesan keteladanan Rasulullah ini bisa menjadi pelajaran bersama sehingga Islam sebagai rahmat terwujud dan hadir di tengah-tengah kehidupan bangsa.
 
"Kita semua dituntut untuk meneladani itu semaksimal mungkin," ujarnya.
Diriwayatkan bahwa pesan Rasul ini dilatarbelakangi kemarahan para sahabatnya kepada kaum musyrikin sehingga mereka meminta Rasulullah berdoa agar mereka binasa (mendapatkan hal buruk).
 
Disampaikan Menag, peringatan Nuzulul Quran merupakan tradisi yang sudah berlangsung ribuan tahun. Tradisi baik bukan hanya harus dijaga, tapi juga dikembangkan hingga menjadi lebih baik.
 
Berbeda dengan sebelumnya, rangkaian peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara berlangsung sejak pagi. Rangkaian itu dibuka dengan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bagi anak yatim piatu se-Jakarta dan Tangerang, dilanjutkan khataman Al Quran oleh sejumlah qari' dan qari'ah. Acara kemudian dilanjutkan pertemuan dengan ulama dan para qari', baik nasional dan internasional, lalu buka bersama dan tarawih berjamaah di Masjid Baiturrahim Istana Negara.
 
"Ini pertama kali MTQ khusus anak yatim di Istana Negara. Ini prakarasa dan ide bapak Presiden kita," ucap Menag Lukman.
 
Malam peringatan Nuzulul Quran diisi dengan taushiyah yang disampaikan oleh Ketua Umum Jam'iyyah Ahl Thariqah al-Mu'tabarah Nahdlatul Ulama (JATMAN) Habib M Luthfi bin Yahya. Dalam kesempatan itu, Habib Lutfi mengupas pesan tentang "Hikmah Turunnya Al Quran". Menurutnya, hakikat Nuzulul Quran adalah berkah dan rahmat bagi umat manusia. (Arief/mkd/sigit/kemenag/bimasislam)
 

Berita Lainnya

Machasin: Kesultanan Nusantara Sumbang Corak Budaya Islam Indonesia
Kakanwil Kemenag Jabar Ancam Kepala KUA yang Main-main Dana PNBP
Machasin Imbau Masyarakat Tidak Semena-mena Perlakukan Eks Gafatar!
Nikah Sirri ' Bawah Tangan ' Melahirkan Problem Kependudukan