Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Jum'at , 22 September 2017 - 2 Muharram 1439 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Lembaga Zakat Galang Dana Kepedulian Untuk Membantu Muslim Rohingya

  • Tuesday, 05 September 2017 | 11:25
  • sigit
  • berita
Jakarta, Bimasislam— Sejalan dengan sikap pemerintah Indonesia terhadap aksi kekerasan yang menyebabkan krisis kemanusiaan Rohingya, Myanmar, dimana Pemerintah RI berkomitmen untuk membantu krisis kemanusiaantersebut bersinergi dengan kekuatan masyarakat sipil Indonesia dan juga masyarakat internasional,patut diapresiasi kepedulian lembaga kemanusiaan berbasis agama di tanah air yang bergerak menggalang dana solidaritas untuk membantu kaum Muslim Rohingya. Sejumlah lembaga kemanusiaan dan lembaga pengelola zakat membuat aliansi dalam rangka merespons krisis kemanusiaan di Rohingya. Hal itu dikemukakan oleh pemerhati filantropi islam M. Fuad Nasar kepada bimasislam (Selasa, 5 September).
 
Fuad Nasar yang juga menjabat Kasubdit Edukasi, Inovasi dan Kerjasama Zakat dan Wakaf, menyebut konflik Rohingya yang menyebabkan ribuan nyawa telah melayang, ribuan rumah hangus dibakar, dan ribuan orang mengungsi dari negaranya sendiri. “Kondisi tersebut dari awal telah menggerakkan lembaga filantropi islam, lembaga kemanusiaan, lembga zakat di Indonesia, seperti BAZNAS dan sejumlah Lembaga Amil Zakat, untuk membantu meringankan penderitaan warga Muslim Rohingya. BAZNAS membuka penggalangan donasi melalui Dompet Solidaritas Dunia Islam BAZNAS. Menurut rencana BAZNAS pusat akan menyalurkan bantuan langsung ke wilayah Rohingya. Demikian pula lembaga zakat yang lain, semua bergerak.” tuturnya.
 
Fuad Nasar mendukung pernyataan pers Sekretaris Jenderal World Zakat Forum  (WZF) Bambang Sudibyoyang juga Ketua BAZNAS (4/9) bahwa WZF sangat menyesalkan krisis kemanusiaan di Myanmar yang berdampak sangat buruk terutama bagi etnis Muslim Rohingya. WZF mengajak lembaga-lembaga zakat di seluruh dunia untuk membantu mencari solusi dalam krisis kemanusiaan di Myanmar yang telah membuat warganya terutama etnis Muslim Rohingya hidup dalam penderitaan.Selain itu WZFmengajak masyarakat dunia untuk membuat langkah-langkah strategis dan efektif untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di negara tersebut melalui kerja-sama yang efektif antara negara-negara Muslim dan institusi internasional dan multilateral lainnya.Seperti diketahui WZF adalah forum sinergi lintas negara antara organisasi pengelola zakat, praktisi, akademisi dan pemangku kepentingan zakat lainnya.
 
Menurut pegiat zakat dan mantan Pengurus BAZNAS itu,kekejaman  militer dan kelompok-kelompok agama di Myanmar merupakan pelanggaran berat Hak Asasi Manusia (HAM) yang tak bisa ditolerir,apa pun latar belakang dan alasannya. Ini suatu pengingkaran terbuka terhadap prinsip-prinsip dasar kemanusiaan yang tertuang dalam dokumen Universal Declaration of Human RightsPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Tindakan mirip genosida terhadap penduduk etnis Muslim
 
Rohingya di wilayah provinsi Rakhine, Myanmar, telah menodai prinsip-prinsip utama Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN. Di antara prinsip utama itu, ialah penyelesaian perbedaan dengan damai dan menolak penggunaan kekuatan yang mematikan. Negara Myanmar yang bergabung menjadi anggota ASEAN sejak 1997 wajib menghormati sepenuhnya prinsip-prinsip utama ASEAN dan Piagam HAM PBB. Kejahatan terhadap kemanusiaan, crime against humanity, harus segera dihentikan kalau perlu dengan tekanan dunia internasional kepada Myanmar, pungkas Fuad Nasar mengakhiri keterangannya kepada bimas-islam
 
(mfns/bimas-islam).

Berita Lainnya

Semarakkan Kegiatan Keagamaan di Masyarakat, Para Artis Wakafkan 1000 Al-Quran
Serba-serbi MTQ, Masyarakat NTB Antusias Sambut MTQ
Ini Ragam Peringatan Maulid Nabi Muhammad di Indonesia
Akrab dengan Banjir Rob, Syaiful Rizal Tetap Layani Umat