Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Sabtu , 21 Oktober 2017 - 1 Safar 1439 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

KUA Gondomanan Fokus Pencegahan Nikah Dini

  • Monday, 20 March 2017 | 09:33
  • sigit
  • berita

Yogyakarta, bimasislam—Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gondomanan Handri Kusuma mengatakan, tiga tahun terakhir ini pihaknya sedang menggalakkan program pencegahan nikah dini. Menurutnya, nikah dini menyebabkan banyak problem, terutama kemiskinan dan keterbelakangan.

 

“Anak-anak yang masih belum cukup umur belum siap secara psikologis untuk membina rumah tangga, dan menyiapkan masa depan anak,” kata Handri Kusuma ditemui di kantornya akhir Februari 2017 lalu.

Batas usia minimal pernikahan yang diperbolehkan menurut Undang-Undang Perkawinan Tahun 1974 adalah 19 tahun untuk calon pengantin laki-laki dan 16 tahun untuk pengantin. Calon pengantin yang belum memenuhi syarat diharuskan mengajukan dipensasi kawin ke Pengadilan Agama.

 

Tentunya batas usia 19 dan 16 itu adalah batas minimal. Pihak KUA mengupayakan para calon pengantin sudah menempuh jenjang pendidikan tinggi atau minimal telah berusia 23-24 tahun dan telah siap secara ekonomi, mental dan pendidikan.

 

Menurut Handri Kusuma, sejak digulirkan program pencegahan nikah dini pada tahun 2014, KUA Gondomanan berhasil menekan jumlah usia nikah dini. Tahun 2014 hanya ada dua calon pengantin di bawah umur. Tahun 2015 turun menjadi satu. Dan tahun 2016 tidak ada lagi calon pengantin di bawah umur yang menikah di KUA Gondomanan.

 

Program pencegahan nikah dini dilakukan dalam bentuk program penyuluhan yang menyasar anak-anak usia sekolah. Program ini menggandeng sekolah-sekolah dan remaja masjid yang melibatkan pihak-pihak terkait.

 

(alatif-anam/bimasislam)

Berita Lainnya

Masjid Al-Mustafa, Tertua di Kota Bogor
Jawa Tengah Raih Juara Pertama di Ajang Pemilihan Keluarga Sakinah Teladan Nasional 2014
Pembagian Hadiah Meriahkan Peringatan HAB di Kanwil Kemenag Gorontalo
Pernikahan Dini, Judul Video Terbaik dalam Coaching Video Pendek