Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Jum'at , 20 Oktober 2017 - 30 Muharram 1439 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Kemenag Sambut Baik Gagasan Sertifikasi Amil Zakat

  • Thursday, 09 February 2017 | 10:49
  • sigit
  • berita
Surabaya, bimasislam—merespon hasil Konferensi Zakat Nasional 2017 yang berencana melakukan Sertifikasi Amil Zakat, Direktur Pembedayaan Zakat Kementerian Agama, Tarmizi Tohor, menyambut baik atas ide tersebut. Demikian disampaikan saat menjadi nara sumber pada Konferensi Zakat Nasional 2017 yang diselenggarakan oleh FOZ (Forum Zakat) yang dibuka secara resmi oleh Wagub Jatim, Saefullah Yusuf, atau Gus Ipul di Hotel Oval Surabaya (8/2).
 
Menurutnya, sangat mendesak meningkatkan peran lembaga pengelola zakat untuk mengoptimalkan penghimpunan, pendistribusian, pemberdayaan zakat yang potensinya lebih 217 Triliun per tahun. Sedangkan, saat ini baru terhimpun sekitar 5 milyar tahun 2016.
 
“Salah satu unsur penting dalam pengelolaan zakat adalah peran Amil. Amil yang berkualitas akan meningkatkan trust para Muzakki, dan bisa memberdayakan mustahik secara konkrit dan membebaskan mereka dari kemiskinan, serta terdata by name by adress. Oleh karena itu saya menyambut baik rencana FOZ melakukan SertIfikasi Amil”, ujarnya.
 
Lebih lanjut Tarmizi menambahkan bahwa pihaknya menginginkan adanya kordinasi secara inten antara BAZNAS dan LAZ sehingga dapat memadukan program secara bersama, terutama dalam kegiatan pendistribusian.  
 
“Jangan sampai nanti ada orang atau kelompok yang sudah dibantu LAZ lalu dapat lagi bantuan BAZNAS. Padahal masih ada yang lain yang justru tidak dapat bantuan sama sekali. Itulah kenapa BAZNAS dan LAZ harus tetap bersinergi, agar kerja-kerja perzakatan dapat berjalan dengan baik”, tuturnya.
 
Dalam kesempatan yang berbeda, Tarmizi juga selalu menekankan pentingnya upaya kerja bareng Kemenag dan BAZNAS untuk terus ditingkatkan. Menurutnya, Kemenag memiliki tanggungjawab yang besar agar zakat betul-betul dapat dikelola secara profesional dan memberi dampak nyata bagi penyelesaian masalah-masalah sosial umat, seperti pengentasan kemiskinan, pendidikan berkualitas, kesehatan, dan lain-lain.
 
(thobib/bimasislam)

Berita Lainnya

Urais Binsyar Aceh: 2016, Produk Halal Jadi Prioritas
Petakan Potensi Pegawai, Bimas Islam Gelar Assesment
Dapat Penghargaan Presiden, Wamenag: Ini untuk Teman-Teman Kemenag!
Di Masjid Kemenag, Wartawan Ini Jelaskan Alasannya Memeluk Islam