Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Jum'at , 20 Oktober 2017 - 30 Muharram 1439 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

KaKanwil Malut Harap Rekutmen Penyuluh Non-PNS Lahirkan Penyuluh Berkualitas

  • Wednesday, 21 September 2016 | 14:33
  • thobib al-asyhar
  • berita
Ternate, bimasislam— Saat bertugas untuk peliputan Majalah, bimasislam berkesempatan menghadiri Rapat Koordinasi Program Penerangan Agama Islam yang dilaksanakan Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Maluku Utara. Ketepatan tempat acara pas di hotel bimasislam menginap, yakni Hotel Muara yang terletak di Mall Muara Ternate.
 
Saat ditanya dalam rangka apa pelaksanaan Rakor ini, Kasi Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Malut Irwanto Harun menerangkan bahwa pertemuan tersebut utamanya dalam rangka sosialisasi dan persiapan rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non-PNS untuk tahun 2017. Hal itu sejalan dengan penjelasan Kabid Bimas Islam Kanwi Kemenag Malut Adam Ma’rus dalam laporannya tentang kegiatan ini. “Rakor ini dalam rangka berbagi tanggung jawab dan meyamakan persepsi tentang berbagai persoalan kebimasislaman terakhir, terutama terkait rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non-PNS”, tegasnya di depan Kakanwil Kemenag Malut Rusli Libahongi hari Senin (19/9) kemarin.
 
Dalam kesempatan yang sama, Kakanwil Malut mengingatkan beberapa persoalan sosial keagamaan yang terjadi akhir-akhir ini. Radikalisme, narkoba, korupsi, pelecehan dan kekerasan seksual, dan  fenomena moralitas bangsa lainnya menjadi keprihatinan dan sorotan kita bersama. Ini menjadi tugas Bidang Bimas Islam dan bisa diperankan oleh Penyuluh Agama Islam, menurutnya. “Dengan rekrutmen Penyuluh Agama Islam Non-PNS ini diharapkan melahirkan tenaga-tenaga Penyuluh yang lebih berkualitas ke depan”, harap Mantan Karo di IAIN Ternate ini. Namun, tidak kalah pentingnya untuk bekerjasama dengan media, baik RRI maupun media cetak, untuk mengoptimalkan berbagai upaya kita, imbuhnya.
 
Rakor yang dilaksanakan dari tanggal 19 sampai 21 September ini menghadirkan semua Kepala dan Kasi Bimas Islam di seluruh Kemenag Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Maluku Utara. Dari sepuluh Kemenag yang ada, semuanya hadir dan mengikuti dengan penuh antusias dan akrab. Bimasislam sangat terkesan dengan suasana yang berjalan.
 
(edijun/bimasislam)
 

Berita Lainnya

Presiden Jokowi: MTQ Harus Bisa Membumikan Nilai-Nilai Al-Quran
Komunitas Muslim AS: Indonesia Masa Depan Islam
Asesmen Jabatan Fungsional Penghulu dan Penyuluh Dimulai Tahun ini
Bahrul Hayat Akui Tak Berani Ubah Logo dan Motto Kemenag