Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Rabu , 29 Maret 2017 - 1 Rejab 1438 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Ini Program-program Unggulan KUA Nglipar

  • Monday, 20 March 2017 | 09:32
  • sigit
  • berita

Yogyakarta, bimasislam—Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nglipar Lor Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta mendapatkan undangan ke Istana Negara Jakarta pada 17 Agustus 2016 lalu untuk menerima penghargaan atas prestasi yang telah diraih di tingkat Nasional.

“Kami sangat bersyukur, Daerah Istimewa Yogyakarta selalu langganan juara KUA teladan tingkat nasional meskipun tahun 2016 bukan juara kesatu,” kata Kasi Pemberdayaan KUA Bidang Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag DIY, H. Ahmad Fauzi ditemui di kantornya akhir Februari 2017 lalu.

Penilaian KUA teladan dilakukan secara menyeluruh dari mulai standar pelayanan kepada masyarakat, inovasi yang dilakukan sampai tes performent Kepala KUA. Terkait standar layanan, KUA ini sudah ber-ISO 9001 tahun 2008.

Adapun program-program unggulan KUA Kecamatan Nglipar seperti dikemukakan oleh Kepala KUA Kecamatan Nglipar Lor Mutohar meliputi program-program lintas sektoral. Ada kursus calon manten (Suscaten) terpadu, penanggulangan nikah dini, penyuluhan kenakalan remaja, penyuluhan perceraian dan pelatihan usaha mandiri.

Karena keterbatasan sumber dana maupun sumberdaya manusia, pihak KUA bekerjasama dengan berbagai pihak. Untuk Suscaten terpadu, KUA Nglipar Lor bekerja sama dengan Puskesmas, lalu untuk penanggulangan nikah dini bekerja sama dengan Badan Penasehatan dan Penanggulangan Perceraian (BP4), untuk penanggulangan kenakalan remaja mengajak muspika, khususnya dengan Polsek dan Koramil.

Pihak KUA juga bekerja sama dengan kelompok home industry yang ada di wilayah Kecamatan Nglipar. Pihak KUA berupaya agar calon pengantin mengenal dunia usaha. Ada beberapa kelompok home industry yang dperkenalkan berikut ragam usahanya untuk bisa dikembangkan di rumah masing-masing.

KUA Kecamatan Nglipar juga berusaha mengembangkan inovasi program, seperti penyuluhan menjadi keluarga sakinah. Tidak hanya sekedar memberikan penyuluhan tetapi bagaimana ekonomi keluarga bisa meningkat. Ini terutama bagi anggota keluarga sakinah atau yang mengikuti program Desa Binaan Keluarga Sakinah (DBKS). Keluarga yang kurang mampu diberikan suntikan dana ekonomi yang berkerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) tingkat kabupaten.

(alatif-anam/bimasislam)

Berita Lainnya

Media Islam Harus Perteguh Keislaman, Bukan Keonaran
Nur Syam: MUI Harus Buat Pedoman atau Fatwa yang Berikan Kesejukan Umat Islam
Kemenag dan BAZNAS: Infak Bukan Pungli, Pungli Bukan Infak
Ini Dia Aturan Sementara Penghulu yang Jadi Kepala KUA Kecamatan