Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Selasa , 27 Juni 2017 - 2 Syawal 1438 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Ini Pesan Presiden pada Peringatan Nuzulul Quran

  • Wednesday, 14 June 2017 | 09:51
  • sigit
  • berita

Jakarta, bimasislam—Presiden Joko Widodo menyampaikan pesan pada peringatan Malam Nuzulul Qur’an di Istana Kepresidenan, Senin (12/6). Dikatakan Presiden, setiap peringatan Nuzulul Qur’an, umat Islam diingatkan pada dua hal.

 

Pertama, demikian Presiden, Uma Islam diingatkan untuk senantiasa semangat di dalam beribadah seperti tadarus, tahajud, dan itikaf di masjid.

 

Kedua, sambungnya, umat Islam diingatkan bagaimana perjuangan Rasululllah membawa bangsa yang tertinggal menjadi satu bangsa yang maju dengan nilai-nilai universal.

"Dengan meneladani Rasulullah, dalam membangun bangsa, kita harus bersandar pada universalitas Al-Quran," ujarnya.

 

Ditambahkan Presiden, pesan-pesan di dalam Alquran mengajarkan umat manusia untuk terus bekerja keras agar dapat mengubah bangsa menjadi lebih baik. “Pemerintah terus bekerja keras membangun insfrastruktur, agar bea transportasi turun, perbedaan harga tidak terlalu jauh sehingga pembangunan merata dalam segala bidang.”terangnya.

 

Presiden Jokowi juga menyinggung soal keragaman. Menurutnya, hidup di dalam keragaman agama, suku, ras, golongan merupakan kodrat yang tidak mungkin dihindari. “(keragaman) ini adalah anugerah Allah yang diberikan kepada kita, kita wajib merawat bhinneka tunggal ika kita. Semoga Allah meridhoi kerja kita semua, agar menjadi bangsa yang maju, damai, bersatu dan bisa mewujudkan keadilan sosial. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan meminta pertolongan," tuturnya.

 

Peringatan Nuzulul Quran tahun ini digelar berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, peringatan malam diturunkannya Kitab Suci Alquran itu diawali dengan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) untuk anak yatim piatu. Pada kesempatan tersebut, Presiden juga mengajak anak-anak yatim piatu dan para ulama beserta qari-qariah untuk berbuka bersama dan salat Tarawih berjamaah.

 

(sigit/arief/mkd/kemenag/bimasislam)

Berita Lainnya

Sekjen Kemenag: Hindari Penggunaan Media Sosial yang Berlebihan
Bina Pegawai, Bimas Islam Angkat Tema tentang Revolusi Mental dalam Kacamata Sirah
Sisi Lain KUA: Layanan Prima di Tengah Keterbatasan
Sudah Seharusnya UKM Domestik Pahami Potensi Mereka