Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Kamis , 19 Oktober 2017 - 29 Muharram 1439 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Hendrik Bersyahadat di Masjid Kemenag

  • Thursday, 12 March 2015 | 15:38
  • berita
Jakarta, bimasislam Jalan menuju hidayah untuk memeluk agama Islam bisa datang dari mana saja, termasuk karena mendengarkan suara adzan. Seperti yang dialami Hendrik, seorang penganut Buddha yang memutuskan untuk memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat pada Rabu (11/03) di Masjid al-Ikhlas, Gedung Kementerian Agama, Jakarta.
 
Prosesi pengucapan dua kalimat syahadat berlangsung khidmat, dipimpin oleh ustadz Fa’iz Fayyadl dari Direktorat Penerangan Agama Islam, Kementerian Agama, disaksikan sejumlah jamaah yang baru saja menunaikan ibadah shalat Zhuhur. Ketika ditanyakan hal apa yang menyebabkan ia berniat beralih menjadi pemeluk agama Islam, pria beralis tebal itu mengatakan bahwa ia selalu mendapatkan ketenteraman saat mendengarkan kumandang adzan Maghrib di televisi, sejak saat itu ia terpanggil untuk berpindah keyakinan.
 
Prosesi tersebut ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH.Mukhlis Hanafie dari Badan Litbang Kementerian Agama, disusul pengucapan selamat dari para jamaah. Hendrik sendiri memiliki nama baru yaitu Muhammad Aminuddin. (sigit, foto: bimasislam)

Berita Lainnya

300 Peserta Hadiri Sosialisasi GN AKSA yang Digelar Bimas Islam
Sambut Proyek SBSN 2017, Kabid Bimas Islam Bangka: Jangan Main-main dalam Proyek Apapun!
Subdit Halal Sosialisasikan UU JPH dan Gemar Halal
Bimas Islam harus Penuhi Tuntutan Publik yang Kian Melek IT