Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Jum'at , 22 September 2017 - 2 Muharram 1439 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Bimas Islam Memiliki Tugas Menyebar-luaskan Islam Rahmatan Lil-'Alamin

  • Wednesday, 12 February 2014 | 17:47
  • Administrator
  • berita
Jakarta, bimasislamSatu tugas penting Bimas Islam dalam membimbing, melayani, memberdayakan, dan mengembangan masyarakat Islam adalah dengan menyebarkan buku-buku keagamaan yang memiki kandungan ajaran yang moderat, sehingga Islam menjadi rahmat bagi sekalian alam. Dalam paparannya di hadapan rapat tim penyusunan pola pembinaan Syariah, Syafii Mufid, peneliti senior Kementerian Agama mengatakan bahwa Islam Indonesia memiliki ciri yang unik, yaitu Islam yang mampu mengakomodir kearifan lokal. “Islam ala Indonesia sangat akomodatif, sehingga muslim Indonesia sangat ramah terhadap perubahan dan dapat menerima kultur yang berbeda”, tegas Mufid.
Senada dengan Mufid, Kasubdit Pembinaan Syariah dan Hisab Rukyat, Dr. Ahmad Izzuddin, mengatakan bahwa model Islam Indonesia justru yang paling cocok untuk masyarakat Indonesia. Jika pemahaman Islam ala Timur Tengah dipaksakan seperti yang diusung oleh sekelompok orang yang sering menuduh kelompok lain melakukan praktik bid’ah berpotensi memecah belah umat, tegasnya.
Dalam penelusuran bimasislam, model Islam rahmat telah dibuktikan oleh Ditjen Bimas Islam dengan menyebarluaskan buku-buku Islam moderat, seperti Tafsir Al-Misbah, karangan Prof. Quraish Shihab, Membumikan Islam Rahmatan Lil-Alamin karya Dr. Asrarun Ni’am Sholeh, pengurus MUI, Wawasan Islam Berawawasan Multi-Kultural, dan lain sebagainya. Buku-buku itu dibagikan secara cuma-cuma untuk membangun pamahaman Islam yang moderat dan adil. (bieb/foto:bimasislam)   

Berita Lainnya

Shalat Berjamaah dan Kultum Menjadi Tradisi Jambore Nasional
Masalah Kerukunan Umat Beragama jadi Perhatian KanKemenag Bogor
Ses Itjen: ASN Harus Laporkan Kekayaan, Jika Tidak Akan Dihapus Status Kepegawaiannya!
Tahun 2016 Bappenas Siapkan Anggaran Pembangunan 181 KUA Melalui SBSN