Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Rabu , 29 Maret 2017 - 1 Rejab 1438 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Berduka Wafatnya Kyai Hasyim, Ribuan Pelayat Padati Pesantren Al-Hikam

  • Thursday, 16 March 2017 | 22:37
  • sigit
  • berita
Depok, bimasislam—Berita wafatnya KH Hasyim Muzadi menyebar cepat melalui perangkat media sosial. Sejumlah ucapan duka mengalir dari seluruh komponen bangsa, mulai dari masyarakat biasa hingga tokoh-tokoh nasional. Berpulangnya Kyai Hasyim juga diberitakan secara luas di berbagai media massa. Bangsa Indonesia merasakan kehilangan dan duka cita yang mendalam.
 
Duka cita mendalam tersebut terlihat dari banyaknya pelayat yang mendatangi kompleks Pesantren Al-Hikam yang berlokasi di Kota Depok, Jawa Barat, untuk berbelasungkawa. Mereka bahkan rela menunggu cukup lama sembari mencari kabar tentang kedatangan jenazah dari Malang, Jawa Timur ke rumah duka di Depok, Jawa Barat.
 
Seperti yang dituturkan oleh Khairul Fahmi, seorang pelayat dari Jakarta Selatan yang sengaja datang untuk berbelasungkawa. “Ini karena saya turut berduka atas wafatnya ulama yang memiliki kecintaan luar biasa kepada agama.” kata Fahmi saat diwawancara oleh bimasislam, Kamis (16/3).
 
Sejumlah tokoh nasional juga tampak melayat ke rumah duka. Mereka antara lain istri mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Sinta Nuriyah, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Menpora Imam Nachrawi, mantan Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, Menristek Dikti Muhammad Nasir, Ketua KPK Agus Rahardjo, dan wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif, dan sejumlah tokoh nasional lainnya.
 
Sementara di area pemakaman juga terlihat Jaksa Agung HM Prasetyo dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Suharso Monoarfa.

Seluruh santri dan ribuan warga turut melaksanakan shalat jenazah dan mengantarkannya ke tempat peristirahatan terakhir. Diiringi gemuruh shalawat, jenazah almarhum KH Hasyim Muzadi dikebumikan. Sesuai wasiat almarhum sebelum meninggal, lokasi makam terletak di komplek Pondok Pesantren Al Hikam, Depok, Jawa Barat. Sebelumnya, di Malang, Jawa Timur ribuan pelayat juga menyalatkan jenazah sebelum akhrinya diberangkatkan ke Kota Depok melalui bandara Halim Perdana Kusuma.
 
Upacara pemakaman yang berlangsung pada pukul 17.00 WIB dilakukan secara militer dan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.
(sigit-afief/bimasislam)

Berita Lainnya

Shalat Berjamaah dan Kultum Menjadi Tradisi Jambore Nasional
Abdurrahman Ayyub: Islam Tidak Mengajak untuk Hidup Egois
Direktorat Zakat Beri Masukan Hasil Penelitian Bank Indonesia
Dirjen: Bimas Islam Harus Mampu Respon Problematika Umat yang Sangat Dinamis