Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin!
BERITA
Begini Cara KUA di Yogyakarta Mempertahanan Tradisi Juara Nasional
  • Monday, 20 March 2017 | 09:28
  • sigit
  • berita

Yogyakarta, bimasislam— Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah absen mengirimkan salah satu Kantor Urusan Agama (KUA) di wilayah ini sebagai KUA teladan tingkat nasional. Apa Rahasianya?

 

Tahun 2013 KUA Kecamatan Gondomanan Kota Yogyakarta terpilih sebagai KUA Teladan Tingkat Nasional. Tahun 2014 KUA Kecamatan Piyungan Bantul ditetapkan sebagai juara pertama kompetisi KUA teladan tingkat nasional, tahun 2015 dimenangi KUA Pakem Sleman, dan terakhir tahun 2016 kemarin giliran KUA Kecamatan Nglipar Lor Gunung Kidul yang diundang ke Istana Negara.

 

17 Agustus 2016 yang lalu, saat Kepala KUA Kecamatan Nglipar Lor Mutohar melenggang ke Istana Negara sebenarnya Yogyakarta hanya mendapatkan peringkat II setelah KUA Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk Jawa Timur.

 

“Ya masa Yogya terus yang juara I,” kata Kasi Pemberdayaan KUA Bidang Urais dan Binsyar Kanwil Kemenag DIY, H. Ahmad Fauzi, setengah bercanda ditemui di kantornya akhir Februari 2017 lalu. Yogyakarta setiap tahun selalu menjadi salah satu KUA teladan tingkat nasional.

 

KUA-KUA di Yogyakarta tidak pernah berhenti mencari inovasi, kata Fauzi. Inilah salah satu rahasia keunggulan KUA di Yogyakarta. KUA-KUA yang terpilih sebagai KUA teladan tingkat nasional selalu mempunyai inovasi yang belum ada di KUA lain di Indonesia. Tentunya, aspek lain terkait standar layanan juga tetap diperhitungkan.

 

Menurut Fauzi, beberapa bulan menjelang pemilihan KUA teladan, KUA-KUA di Yogyakarta yang dikoordinir oleh Kanwil Kemenag Yogyakarta sudah menyiapkan KUA mana yang akan didelegasikan untuk mengikuti kompetisi tingkat nasional. Tidak ada ego kedaerahan. KUA-KUA yang ada di Yogyakarta bahu-membahu membantu salah satu KUA akan mewakili provinsi ini.

 

Ditambahkannya, terpilihnya salah satu KUA di wilayah provinsi Yogyakarta sebagai KUA teladan tingkat nasional akan memacu 77 KUA lain di wilayah ini untuk meningkatan kinerja. Sebagai ujung tombak Kementerian Agama di tingkat kecamatan diharapkan KUA-KUA di Yogyakarta akan mencari inovasi-inovasi guna meningkatkan layanan kepada masyarakat.

 

(alatief-Anam/bimasislam)