Selamat datang di Website Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam .
Jum'at , 28 Juli 2017 - 5 Zulkaedah 1438 H

Direktorat Jenderal

Bimbingan Masyarakat Islam

Membimbing, Melayani, Memberdayakan, dan Mengembangkan Masyarakat Islam

Nikah di KUA GRATIS, di luar KUA membayar Rp 600 rb, disetorkan langsung ke Bank ZONA INTEGRITAS KUA, tolak GRATIFIKASI dan KORUPSI. Laporkan jika terbukti! Waspadai penyebaran paham keagamaan menyimpang, awasi lingkungan! Bayarkan zakat anda melalui BAZNAS maupun LAZ yang berizin! Ditjen Bimas Islam Turut Berduka Cita yang Sedalam-dalamnya atas Wafatnya KH Hasyim Muzadi

Ahad Matahari Melintas di Atas Kakbah, Saat Tepat Ukur Ulang Arah Kiblat Masjid Anda!

  • Saturday, 15 July 2017 | 11:00
  • sigit
  • berita
Jakarta, bimasislam—Kabar gembira bagi pengurus Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) yang ingin mengukur ulang arah kiblat masjidnya, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Muhammad Thambrin menyebutkan bahwa mengacu pada data astronomi akan terjadi fenomena rashdul qiblah atau peristiwa dimana matahari akan melintas tepat di atas Ka’bah pada Minggu (16/07). Peristiwa astronomis ini akan terjadi pada pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA.
 
Thambrin mengatakan bahwa pada saat itu, bayang-bayang benda yang berdiri tegak lurus di mana saja akan mengarah lurus ke Ka’bah.
 
Ditambahkannya, peristiwa semacam ini dikenal juga dengan nama Istiwa A'dham atau Rashdul Qiblah. Yaitu, ketentuan waktu di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat.
 
Oleh karena itu, Thambrin menjelaskan, fenomena tersebut dapat digunakan oleh umat Islam untuk memverifikasi kembali arah kiblatnya. Caranya adalah dengan menyesuaikan arah kiblat dengan arah bayang-bayang benda pada saat Rashdul Qiblah.
 
Terpisah, Kasubdit Hisab Rukyat Dit Urais Nur Khazin  mengatakan, ada beberapa hal yang perlu diperhaikan dalam proses verifikasi arah kiblat, yaitu:

1. Pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan Lot/Bandul

2. Permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata

3. Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI atau Telkom
 
(sigit/bimasislam)

Berita Lainnya

Pemilihan KUA dan Sakinah Teladan: Mewujudkan Keluarga Berkualitas
Kabid Bimas Islam Maluku: Pendataan Penyuluh Selesai Sebelum Rakornas di Jakarta
Direktur Urais: Selenggarakan JPH, Pihak Terkait Harus Intens Datangi Ulama
Grand Syeikh Al-Azhar: Sebagian Kecil Pemeluk Islam yang Menyimpang, Segera Bertaubat!