Fiqih (Muamalah)

Bolehkah membayar hutang dengan uang/jenis barang yang berbeda?

Assalamu'alaikum wr wb
Apa hukumnya melunasi hutang uang dengan barang tidak sejenis seperti emas, saham, tukar guling, atau mata uang asing? Mengingat nilai hutang saat berutang dapat berbeda saat jatuh tempo. Demikian. Terima Kasih.. Wassalamu'alaikum wr wb

H

TanyaHamba Allah (Cilegon)

Asalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Saudara/i yang dirahmati Allah...        
Jawaban dari pertanyaan Saudara/i adalah sebagai berikut:
                                                        
Saudara/i yang dirahmati Allah, terima kasih telah berkonsultasi bersama kami. Membayar hutang merupakan kewajiban yang harus ditunaikan dan berdampak pada kemaslahatan dunia dan akherat. Kewajiban debitur (peminjam) membayar sesuai dengan objek yang dipinjam tanpa ada kelebihan atau penambahan, bila tidak didapatkan nilai yang sama harus memberikan dengan yang lebih besar tanpa dipersyaratkan sebelumnya sebagaimana prilaku nabi ketika membayar hutang kambing dengan usia yang lebih tua dari objek hutang yang harus ditanggung. Bila objek hutang sudah tidak ditemukan lagi atau di kemudian hari kedua belah pihak (kreditur dan debitur) melakukan kesepakatan yang tidak melanggar syariat, maka pembayaran dapat digantikan dengan objek lain yang semisal (senilai) dengannya seperti emas, saham dll.
 
Demikian Jawaban dari kami. Wallahu a'lam bisshawwab.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
TIm Konsultasi Syariah Ditjen Bimas Islam
.

B

JawabBimas Islam